September 19, 2021

Polsek Marangkayu Lakukan Restorasi Justice Perkara Pengeroyokan

1 min read

Bontang – Polsek Marangkayu lakukan Restorasi Justice terhadap perkara pengeroyokan di wilayahnya. Peristiwa Pengeroyokan itu terjadi di Rt. 02 Desa Santan Tengah Kec. Marangkayu pada hari Rabu (26/5/2021) pukul 11.00 wita .

Melalui Unit Reskrim Polsek Marangkayu dan Bhabinkamtibmas Desa Santan Tengah, permasalahan itu dilakukan mediasi dan diselesaikan secara kekeluargaan atau melalui Restorasi Justice. Mengingat kedua belah pihak masih ada hubungan Kekeluargaan.

Kedua belah pihak sepakat menyelasaikan permasalahan secara damai dan tidak melanjutkan ke jalur hukum. Dalam peristiwa ini Korban bernama Vika Sulaika telah mencabut Pengaduannya di Polsek Marangkayu, Senin (31/5/2021).

Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo, SIK. MH melalui Kapolsek Marangkayu AKP Sujarwanto, SH, kepada media ini menerangkan bahwa Polsek Marangkayu telah melakukan Restorasi Justice perkara pengeroyokan. 

“Peristiwa ini terjadi lantaran korban telah menposting di Media Sosial suatu kalimat yang menyinggung perasaan pelaku dan keluarganya”, kata Kapolsek. 

Peristia Pengeroyokan itu terjadi, berawal saat korban mengendarai sepeda motor dihadang oleh Pelaku E (42) didepan rumahnya agar singgah kerumah, begitu korban singgah dan masuk ke dalam rumah oleh E langsung disuruh ke dapur yang disana sudah ada Pelaku M (40).

Tidak lama berselang terjadi keributan dan Pelaku M memukul korban menggunakan Jerigen ukuran 10 liter  ke bagian kepala, saat hampir bersamaan pelaku E juga memukul korban dengan tangan kososng kearah  muka dan disusul kedua kalinya pelaku M juga memukul kearah muka dengan tangan kosong.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar pada wajah, bibir atas dan bawah robek dan memar pada hidung, dan melaporkan ke Polsek Marangkayu, terang Kapolsek AKP Sujarwanto. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © bontangterkini | Newsphere by AF themes.